Tinggi Badan Anak 2 Tahun: Tabel WHO, Cara Mengukur, dan Panduan Pertumbuhan

Cek tinggi badan anak 2 tahun menurut WHO dan Kemenkes. Pahami perbedaan panjang dan tinggi badan, batas pendek, serta langkah mendukung pertumbuhan.

10/28/2026

AceKid

Nutrisi & Tumbuh Kembang Anak
Tinggi Badan Anak 2 Tahun: Tabel WHO, Cara Mengukur, dan Panduan Pertumbuhan (Source : AceKid)
Tinggi Badan Anak 2 Tahun: Tabel WHO, Cara Mengukur, dan Panduan Pertumbuhan (Source : AceKid)

Pada usia 24 bulan, median panjang badan telentang adalah 87,8 cm untuk laki-laki dan 86,4 cm untuk perempuan. Median tinggi berdiri masing-masing 87,1 cm dan 85,7 cm. Gunakan acuan sesuai cara ukur, usia, dan jenis kelamin.


Melihat anak lebih pendek daripada teman sebayanya dapat membuat Anda khawatir. Namun, perbandingan visual belum cukup untuk menilai pertumbuhan. Pengukuran yang benar, pencatatan berkala, dan pemeriksaan bila diperlukan memberikan gambaran yang lebih berguna.

Berapa Tinggi Badan Normal Anak 2 Tahun?


Indonesia menggunakan standar antropometri dalam Permenkes Nomor 2 Tahun 2020 yang mengacu pada WHO. Pada usia tepat 24 bulan, tersedia acuan panjang badan telentang dan tinggi badan berdiri. Keduanya perlu dibedakan.

Jenis kelaminCara ukur-2 SDMedian+3 SD
Laki-lakiPanjang, telentang81,7 cm87,8 cm97,0 cm
Laki-lakiTinggi, berdiri81,0 cm87,1 cm96,3 cm
PerempuanPanjang, telentang80,0 cm86,4 cm96,1 cm
PerempuanTinggi, berdiri79,3 cm85,7 cm95,4 cm

Sumber: tabel WHO pada usia 24 bulan. Median merupakan titik tengah standar, bukan satu-satunya angka yang harus dicapai. Batas -2 SD dan +3 SD membantu membaca klasifikasi, bukan target untuk mengejar tinggi maksimal.

Mengapa Ada Dua Angka untuk Usia yang Sama?


Panjang badan telentang rata-rata sekitar 0,7 cm lebih besar daripada tinggi berdiri. Kemenkes menggunakan panjang badan hingga usia 24 bulan dan tinggi badan setelahnya. Bila metode berbeda dari yang dipersyaratkan, petugas menerapkan koreksi 0,7 cm.


Karena itu, angka 81,7 cm untuk laki-laki dan 80,0 cm untuk perempuan pada tabel panjang badan tidak boleh langsung dipakai sebagai batas tinggi berdiri tanpa penyesuaian.


Tabel juga khusus untuk 24 bulan. Anak berusia dua tahun delapan bulan memerlukan baris usia 32 bulan, bukan tetap menggunakan angka ulang tahun kedua.

Cara Membaca Z-Score pada Grafik Pertumbuhan


Z-score menunjukkan posisi ukuran anak terhadap standar usia dan jenis kelaminnya. Nilai 0 berada pada median. Menurut Kemenkes, klasifikasi panjang atau tinggi badan menurut umur adalah sebagai berikut.

Z-score PB/U atau TB/UKategori
Kurang dari -3 SDSangat pendek
-3 SD sampai kurang dari -2 SDPendek
-2 SD sampai +3 SDNormal
Lebih dari +3 SDTinggi

Sumber: Permenkes Nomor 2 Tahun 2020. PB/U berarti panjang badan menurut umur; TB/U berarti tinggi badan menurut umur.


Periksa pula arah pertumbuhan dari waktu ke waktu. Anak yang posisinya rendah tetapi bertumbuh stabil memerlukan penilaian berbeda dari anak yang pertumbuhannya melambat. Dokter membaca pola tersebut bersama riwayat kesehatan dan ukuran orang tua.


Gunakan grafik PB/U atau TB/U pada pemantauan pertumbuhan. KMS berat badan menurut umur tidak menggantikan penilaian tinggi. Berat badan normal anak 2 tahun pun belum cukup untuk menyimpulkan seluruh status gizinya normal.

Kualitas Susu Segar (Source : AceKid)
Kualitas Susu Segar (Source : AceKid)

Berapa Batas Pendek atau Stunting pada Usia 24 Bulan?


Kategori pendek dimulai pada nilai di bawah -2 SD. Pada pengukuran telentang usia 24 bulan, batasnya kurang dari 81,7 cm untuk laki-laki dan 80,0 cm untuk perempuan. Untuk tinggi berdiri, batasnya kurang dari 81,0 cm dan 79,3 cm.


Hasil rendah perlu dikonfirmasi dengan teknik ukur yang benar dan pemeriksaan penyebab. Satu angka tidak menjelaskan apakah masalah berkaitan dengan asupan, penyakit, hormon, atau variasi pertumbuhan keluarga.


Usia dua tahun sering dikaitkan dengan akhir 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pertumbuhan tetap berlangsung setelahnya. Pencegahan perlu dimulai sedini mungkin, sementara anak yang lebih besar tetap membutuhkan pemantauan dan dukungan sesuai kondisinya.


Jangan menganggap tinggi tertentu otomatis merupakan keadaan darurat tanpa melihat kondisi anak. Namun, jangan menunda konsultasi bila ukuran terkonfirmasi rendah atau pertumbuhan mengkhawatirkan. Penilaian lebih awal membantu menentukan langkah yang sesuai.

Perawakan Pendek Keluarga dan Constitutional Delay


Pediatric Endocrine Society menjelaskan bahwa perawakan pendek dapat berkaitan dengan orang tua yang pendek, sementara kecepatan pertumbuhan anak tetap normal. Ada pula penyebab medis, termasuk masalah nutrisi, penyakit kronis, dan gangguan hormon.


Constitutional delay of growth and puberty merupakan pola pertumbuhan dengan pematangan yang lebih lambat, sering disertai riwayat pubertas terlambat dalam keluarga. Dokter dapat mempertimbangkan riwayat pertumbuhan dan usia tulang saat menilainya.


Jangan menyimpulkan anak usia dua tahun pasti akan mengejar tinggi saat pubertas hanya karena orang tuanya dahulu terlambat tinggi. Kemungkinan tersebut perlu dibedakan dari penyebab yang membutuhkan penanganan.

Cara Mengukur Tinggi Badan Balita dengan Akurat


Untuk mengukur tinggi berdiri di rumah, gunakan permukaan lantai keras dan bidang tegak yang rata. Stadiometer di fasilitas kesehatan lebih sesuai untuk konfirmasi hasil. Lepaskan alas kaki serta aksesori rambut yang mengganggu.

  1. Pastikan kaki menapak rata, lutut lurus, dan tubuh tegak.
  2. Arahkan pandangan lurus ke depan; hindari mendongakkan atau menundukkan kepala.
  3. Turunkan pengukur kepala hingga menyentuh puncak kepala dengan posisi mendatar.
  4. Catat hasil hingga ketelitian yang tersedia, tanggal, usia, serta posisi pengukuran.

Jika anak belum dapat berdiri dengan baik atau pengukuran memerlukan posisi telentang, minta petugas menggunakan papan panjang badan dan memilih acuan yang sesuai. Jangan mencampur hasil telentang dan berdiri tanpa mencatat metodenya.


Pengukuran berulang setiap hari mudah menimbulkan kecemasan dan salah tafsir akibat variasi teknik. Bawa catatan sebelumnya ke posyandu atau dokter, lalu sepakati waktu evaluasi ulang berdasarkan kondisi anak.

Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Anak

Kecukupan Makanan dan Kondisi Kesehatan


Pertumbuhan membutuhkan kecukupan makanan secara keseluruhan. Sediakan sumber energi, protein, sayur, buah, dan makanan sumber mineral. Protein serta zat besi dapat diperoleh dari ikan, telur, daging, kacang-kacangan, dan tahu.


Kalsium dari susu, yoghurt, keju, atau alternatif yang sesuai membantu membangun tulang. Namun, satu jenis makanan tidak dapat menjamin pertambahan tinggi yang cepat. Perhatikan juga kemampuan makan, alergi, serta penyakit yang mengganggu asupan.

Genetik dan Rumus Tinggi Potensi Genetik


IDAI menyediakan perkiraan tinggi dewasa berdasarkan tinggi orang tua. Gunakan seluruh ukuran dalam sentimeter:

  1. Laki-laki: (tinggi ayah + tinggi ibu + 13) ÷ 2, dengan rentang ±8,5 cm.
  2. Perempuan: (tinggi ayah + tinggi ibu − 13) ÷ 2, dengan rentang ±8,5 cm.

Rumus mid-parental height ini memperkirakan tinggi akhir, bukan menentukan tinggi normal pada usia 24 bulan. Kalkulator tinggi badan anak juga tidak menggantikan evaluasi pola pertumbuhan.

Tidur dan Aktivitas Sehari-Hari


Anak usia dua tahun dianjurkan tidur total 11-14 jam dalam 24 jam, termasuk tidur siang. Bangun rutinitas tidur dan bangun yang teratur sesuai kebutuhan keluarga.


Tidur nyenyak berkaitan dengan pelepasan hormon pertumbuhan. Namun, jangan menyamakan tidur dalam dengan fase REM atau menganggap hormon hanya bekerja pada pukul 23.00-02.00. Utamakan durasi dan kualitas tidur, bukan janji pertambahan tinggi berdasarkan jam tertentu.


WHO menganjurkan anak usia 1-2 tahun aktif bergerak setidaknya 180 menit yang tersebar sepanjang hari. Bentuknya dapat berupa berjalan, bermain bola, dan permainan aktif sesuai kemampuan; tidak harus olahraga berat.

3 Permasalahan Utama Anak Indonesia (Source : AceKid)
3 Permasalahan Utama Anak Indonesia (Source : AceKid)

Kesehatan Usus, Prebiotik, dan Pertumbuhan Tulang


Masalah pencernaan yang menetap dapat menjadi bagian dari evaluasi gangguan pertumbuhan. Misalnya, penyakit celiac dapat mengganggu pertumbuhan dan memerlukan pemeriksaan khusus. Keluhan berulang perlu dinilai, bukan langsung dianggap kekurangan prebiotik.


Penelitian Abrams dan rekan pada remaja awal menemukan bahwa inulin tipe tertentu meningkatkan penyerapan kalsium dan mineralisasi tulang. Hasil tersebut tidak otomatis membuktikan prebiotik mempercepat tinggi badan anak usia dua tahun.


Karena itu, sertakan sumber serat dalam pola makan beragam, tetapi hindari janji bahwa probiotik atau prebiotik pasti memperbaiki vili usus dan memanjangkan tulang. Bukti harus sesuai usia, bahan, dosis, serta hasil yang diteliti.

Langkah Praktis Mendukung Pertumbuhan


Mulailah dari kebiasaan yang bisa dijalankan secara konsisten:

  1. Variasikan menu, misalnya nasi dengan ikan tanpa duri, tahu, sayur, dan buah sesuai kemampuan makan.
  2. Catat masalah makan, diare berulang, atau perubahan berat badan untuk dibahas saat pemeriksaan.
  3. Sediakan waktu bermain aktif dan rutinitas istirahat yang teratur.
  4. Tindak lanjuti pengukuran rendah dengan pemeriksaan, bukan hanya mengganti merek susu.

Bila berat badan juga sulit bertambah, panduan berat badan anak susah naik dapat membantu menyiapkan pertanyaan untuk tenaga kesehatan. Tinggi dan berat perlu dinilai bersama.


Saat mencari susu penambah tinggi badan anak 2 tahun, periksa kebutuhan serta labelnya. Baca panduan memilih susu usia 1-3 tahun, kandungan susu anak, dan asal bahan serta prosesnya.


Untuk usia 12-36 bulan, Anda dapat memeriksa informasi AceKid Stage 3. Pilihan produk perlu sesuai usia, komposisi, serta pola makan keseluruhan. Susu tidak menjamin tinggi tertentu atau menggantikan penanganan gangguan pertumbuhan.

Kapan Perlu Berkonsultasi ke Dokter?


Buat janji pemeriksaan jika ukuran anak terkonfirmasi rendah, pertumbuhan menyimpang dari pola sebelumnya, atau jauh di bawah potensi keluarga. Bawa Buku KIA, catatan pengukuran, riwayat kelahiran, serta daftar keluhan.


Jika pertumbuhan buruk disertai sakit kepala atau gangguan penglihatan, Pediatric Endocrine Society menganjurkan penilaian segera. Pemeriksaan darah atau usia tulang ditentukan dokter berdasarkan temuan, bukan diwajibkan untuk semua anak pendek.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah anak di bawah median pasti stunting?


Tidak. Kategori pendek berada di bawah -2 SD pada acuan yang sesuai usia, jenis kelamin, dan cara ukur. Median bukan batas minimal normal.

2. Mengapa hasil di rumah berbeda dari posyandu?


Perbedaan alat, posisi tubuh, usia pencatatan, atau metode telentang dan berdiri dapat memengaruhi hasil. Konfirmasikan teknik dan koreksi pengukuran bersama petugas.

3. Apakah setelah usia dua tahun sudah terlambat?


Tidak. Anak tetap bertumbuh setelah usia dua tahun. Pemenuhan kebutuhan dan evaluasi penyebab tetap penting; hasil perbaikan bergantung pada kondisi masing-masing anak.

4. Apakah anak pendek pasti kekurangan hormon pertumbuhan?


Tidak. Penyebabnya beragam, termasuk variasi keluarga, nutrisi, dan penyakit tertentu. Dokter menentukan apakah pemeriksaan hormon diperlukan.

5. Apakah susu tertentu menjamin anak cepat tinggi?


Tidak. Susu dapat menjadi bagian pola makan, tetapi pertumbuhan memerlukan kecukupan gizi serta penilaian kesehatan secara menyeluruh.

Kesimpulan


Nilai tinggi badan anak dua tahun dengan acuan yang sesuai cara ukur dan usia tepat. Pantau polanya, dukung makan, tidur, serta aktivitas, dan konsultasikan bila ada kekhawatiran. Fokuskan perhatian pada kesehatan serta perkembangan anak, tanpa mengejar angka median semata.

Sumber


Kementerian Kesehatan RI. Permenkes Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. https://jdih.kemkes.go.id/storage/documents/pdfs/2020permenkes002.pdf


WHO. Height-for-age boys, 2-5 years, z-scores. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/child-growth/child-growth-standards/indicators/length-height-for-age/hfa_boys_2_5_zscoresba2ba0820f064f4abf5915abac01e894.pdf


WHO. Height-for-age girls, 2-5 years, z-scores. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/child-growth/child-growth-standards/indicators/length-height-for-age/hfa_girls_2_5_zscores.pdf


WHO. Length-for-age boys, birth to 2 years, z-scores. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/child-growth/child-growth-standards/indicators/length-height-for-age/lfa_boys_0_2_zscores.pdf


WHO. Length-for-age girls, birth to 2 years, z-scores. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/child-growth/child-growth-standards/indicators/length-height-for-age/lfa_girls_0_2_zscores.pdf


Kementerian Kesehatan RI. SATUSEHAT: Gizi, terminologi tinggi badan berdasarkan cara pengukuran. https://satusehat.kemkes.go.id/platform/docs/id/interoperability/gizi/


CDC. Measuring Children's Height and Weight. https://www.cdc.gov/bmi/child-teen-calculator/measure-child-height-weight.html


Pediatric Endocrine Society. Short Stature: A Guide for Families. https://pedsendo.org/patient-resource/short-stature/


Pediatric Endocrine Society. Constitutional Growth Delay and Familial Short Stature. https://pedsendo.org/patient-resource/constitutional-growth-delay/


IDAI. Kalkulator Tinggi Potensi Genetik. https://www.idai.or.id/professional-resources/kurva-pertumbuhan/kalkulator-tinggi-potensi-genetik


Paruthi S, et al. Recommended Amount of Sleep for Pediatric Populations: A Consensus Statement of the American Academy of Sleep Medicine. Journal of Clinical Sleep Medicine. 2016;12:785-786. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4877308/


NHLBI, NIH. Your Guide to Healthy Sleep. Pembahasan tahap tidur dan hormon. https://www.nhlbi.nih.gov/files/docs/public/sleep/healthy_sleep.pdf


NHS. What to feed young children. https://www.nhs.uk/baby/weaning-and-feeding/what-to-feed-young-children/


Abrams SA, et al. A combination of prebiotic short- and long-chain inulin-type fructans enhances calcium absorption and bone mineralization in young adolescents. American Journal of Clinical Nutrition. 2005;82:471-476. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16087995/


WHO. To grow up healthy, children need to sit less and play more. https://www.who.int/news/item/24-04-2019-to-grow-up-healthy-children-need-to-sit-less-and-play-more


Pediatric Endocrine Society. Child with Suspected Short Stature. https://pedsendo.org/clinical-resource/child-with-suspected-short-stature/

Is this article helpful to you??