Zinc untuk Anak: Manfaat, Kebutuhan Harian, dan Aturan Pemberian
Pahami manfaat zinc untuk anak, kebutuhan harian menurut AKG, perbedaan dosis diare, pilihan makanan, serta aturan pemberian dan efek samping.
2026/10/28
AceKid

Zinc untuk anak merupakan mineral penting yang mendukung pertumbuhan, kerja sistem imun, dan penyembuhan luka. Zinc juga digunakan sebagai bagian penanganan diare. Namun, kebutuhan dari makanan sehari-hari berbeda dengan dosis obat, sehingga suplemen tidak boleh diberikan berdasarkan usia saja.
Ketika anak sulit makan atau sering sakit, wajar bila Anda mempertimbangkan tambahan nutrisi. Mulailah dengan memahami tujuan pemberiannya: memenuhi asupan, mengatasi kekurangan yang dinilai dokter, atau mengikuti terapi diare. Ketiganya memerlukan keputusan yang berbeda.
ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. AceKid mendukung sepenuhnya pemberian ASI
Mengapa Zinc Penting untuk Tumbuh Kembang Anak?
Zinc atau seng membantu aktivitas berbagai enzim, pembentukan protein dan DNA, serta pembelahan sel. Mineral ini juga mendukung fungsi pengecapan. Karena itu, kecukupannya penting selama pertumbuhan, ketika tubuh terus membentuk dan memperbaiki jaringan.
Perannya dalam sistem imun tidak berarti semakin banyak zinc semakin baik. Anak yang sehat dengan makanan beragam umumnya tidak memerlukan suplemen zinc rutin. Pertimbangkan kecukupan menu sebelum membeli produk untuk “meningkatkan imun”.
Apakah Zinc Bisa Mencegah Stunting?
Kekurangan zinc dapat menghambat pertumbuhan. Namun, WHO menyatakan bukti suplementasi untuk pertumbuhan tinggi badan belum konsisten dan masih memerlukan penelitian. Zinc bukan satu-satunya penentu tinggi badan maupun jaminan pencegahan stunting.
Jika pertumbuhan anak melambat, evaluasi kecukupan makan dan kesehatannya bersama tenaga kesehatan. Panduan berat badan anak susah naik membantu Anda menyiapkan catatan pertumbuhan sebelum berkonsultasi.
Manfaat Zinc untuk Anak Diare
Pada diare, zinc diberikan bersama penanganan lain, terutama oralit. Oralit mengganti cairan dan elektrolit yang hilang, sedangkan zinc membantu mengurangi durasi serta beratnya diare. Keduanya memiliki fungsi berbeda; zinc tidak menggantikan rehidrasi.
Zinc mendukung fungsi sel usus dan pengangkutan air serta elektrolit. Penelitian terdahulu juga menemukan penurunan kemungkinan diare berulang dalam beberapa bulan setelah terapi. Manfaat tersebut bukan jaminan anak bebas diare selama tiga bulan.
Mengapa Zinc Tetap Diberikan Setelah Diare Berhenti?
Materi edukasi Kemenkes memuat pemberian selama 10 hari berturut-turut. Bila anak diresepkan regimen tersebut, selesaikan sesuai arahan meskipun BAB sudah membaik. Lamanya pemberian merupakan bagian dari regimen terapi, bukan ukuran bahwa usus pasti pulih tepat pada hari kesepuluh.
Tetap lanjutkan makan dan ASI sesuai kondisi anak. Segera periksakan bila ada darah dalam tinja, muntah terus, anak tidak mau minum, atau kondisinya memburuk. Jangan menunggu zinc bekerja ketika anak menunjukkan tanda bahaya.
Pembaruan WHO: Mengapa Ada Dosis Berbeda?
Pedoman WHO yang diterbitkan pada Desember 2024 menyarankan dosis lebih rendah untuk diare cair akut atau persisten pada anak dalam cakupan pedoman hingga usia 10 tahun. Ini berbeda dari regimen dalam materi Kemenkes yang lebih lama.
| Rujukan dan kondisi | Kelompok usia | Regimen zinc yang dicantumkan |
| Materi Kemenkes 2022 untuk diare | Di bawah 6 bulan | 10 mg sehari selama 10 hari |
| Materi Kemenkes 2022 untuk diare | 6 bulan-5 tahun | 20 mg sehari selama 10 hari |
| Pedoman WHO 2024 untuk diare cair akut atau persisten | Anak dalam cakupan hingga usia 10 tahun | 5 mg sehari hingga 14 hari |
Saran dosis WHO tersebut bersifat kondisional. Penerapannya perlu mengikuti pedoman layanan dan penilaian klinis, sehingga angka baru tidak menjadi alasan mengubah obat yang sudah diresepkan.
Tabel membandingkan pedoman, bukan menyediakan pilihan dosis untuk dicoba sendiri. Jika resep berbeda dari artikel atau label yang pernah Anda baca, konfirmasikan kepada dokter atau apoteker. Jangan mengganti dosis maupun membagi tablet sendiri untuk mengikuti angka lain.
Pembaruan tersebut antara lain didukung uji acak pada 4.500 anak usia 6-59 bulan di India dan Tanzania. WHO merangkum bahwa dosis lebih rendah mempertahankan efektivitas dengan toleransi lebih baik. Penelitian ini diterbitkan dalam New England Journal of Medicine pada 2020.

Kebutuhan Zinc Harian Anak Menurut AKG
Angka Kecukupan Gizi merupakan acuan asupan harian, bukan dosis suplemen yang otomatis perlu ditambahkan. Tabel berikut mengikuti Permenkes Nomor 28 Tahun 2019, yang juga dicantumkan dalam petunjuk teknis Kemenkes tahun 2025.
| Usia | AKG zinc per hari |
| 0-5 bulan | 1,1 mg |
| 6-11 bulan | 3 mg |
| 1-3 tahun | 3 mg |
| 4-6 tahun | 5 mg |
Artinya, kebutuhan zinc untuk anak 1 tahun dan 2 tahun berada dalam kelompok yang sama, yaitu 3 mg sehari. Angka tersebut dipenuhi dari keseluruhan asupan, termasuk makanan dan minuman yang mengandung zinc.
Jangan menyamakan angka 3-5 mg pada kebutuhan harian dengan anjuran suplementasi pencegahan untuk semua anak. Dokter menilai apakah tambahan diperlukan berdasarkan pola makan, kemungkinan kekurangan, penyakit, serta tujuan terapi.
Tanda Anak Kekurangan Zinc
Kekurangan zinc dapat disertai beberapa keluhan berikut:
- Nafsu makan berkurang atau perubahan kemampuan mengecap.
- Pertumbuhan yang melambat.
- Luka yang lama sembuh.
- Rambut rontok.
- Lebih mudah mengalami infeksi.
Gejala tersebut tidak khas untuk zinc. Batuk pilek berulang, GTM, atau rambut rontok saja tidak membuktikan defisiensi. Dokter perlu menilai pola makan, pertumbuhan, dan kemungkinan penyebab lain sebelum menentukan pemeriksaan atau terapi.
Dalam satu diskusi Reddit, pengasuh anak usia 15 bulan menceritakan kecemasan karena pilihan makanan anak semakin sedikit. Cerita seperti ini menggambarkan beban orang tua, tetapi tidak membuktikan bahwa pilih-pilih makanan disebabkan kekurangan zinc.
Hindari menjadikan pengalaman forum sebagai alasan mencoba obat yang sama. Catat makanan yang diterima, lamanya masalah, serta gejala penyerta. Informasi konkret lebih berguna daripada menebak kekurangan mineral tertentu.
Sumber Makanan Mengandung Zinc untuk Anak
Pilihan Hewani
Daging merah, unggas, makanan laut, yoghurt, dan keju merupakan sumber zinc. Pilih bahan yang terjangkau dan dapat disajikan rutin. Tidak perlu bergantung pada satu bahan mahal untuk memenuhi kebutuhan anak.
Variasikan lauk, misalnya daging cincang, ayam, ikan, atau telur dalam menu keluarga. Perhatikan alergi, kematangan, dan tekstur. Untuk anak kecil, hindari tulang, potongan keras, serta kacang utuh yang berisiko tersedak.
Pilihan Nabati dan Cara Mengolahnya
Kacang-kacangan dan serealia utuh juga mengandung zinc. Namun, fitat pada sebagian pangan nabati dapat mengikat zinc dan mengurangi penyerapannya. Merendam kacang atau biji-bijian sebelum dimasak merupakan salah satu teknik yang dapat membantu mengurangi hambatan tersebut.
Bayam tetap dapat menjadi bagian menu beragam, tetapi jangan mengandalkannya sebagai sumber utama zinc. Sayur dan buah umumnya menyediakan zinc lebih sedikit daripada sejumlah lauk hewani atau kacang-kacangan.
Contoh kombinasi sederhana ialah nasi dengan lauk hewani dan sayur, atau bubur dengan kacang yang diolah sesuai kemampuan makan. Nilai kecukupan dari kebiasaan makan secara keseluruhan, bukan satu kali makan.
Cara Memilih Sediaan Zinc di Apotek
Tidak ada satu merek yang paling cocok untuk semua anak. Utamakan tujuan penggunaan, jumlah zinc elemental, konsentrasi, dan alat ukur. Berat senyawa zinc sulfat pada kemasan tidak selalu sama dengan jumlah zinc elemental yang diberikan.
| Bentuk | Hal yang perlu diperiksa | Penggunaan yang perlu diperhatikan |
| Tetes atau drops | Kandungan mg per ml dan alat tetes | Jumlah tetes tidak dapat disamakan antarproduk |
| Sirup | Kandungan mg per 5 ml serta alat ukur | Jangan menakar dengan sendok makan rumah tangga |
| Tablet dispersibel | Kandungan per tablet dan petunjuk pelarutan | Larutkan sesuai arahan; jangan memaksa anak menelan tablet utuh |
Zincpro, Interzinc, dan Zircum Kid tercantum dengan bentuk cair dalam dokumen BPOM tahun 2023. Penyebutan ini membantu mengenali nama produk, bukan peringkat efektivitas. Periksa kemasan dan status izin edar terkini melalui Cek BPOM.
Minta apoteker menunjukkan takaran untuk produk yang benar-benar dibeli. Jangan memindahkan aturan ml dari satu botol ke merek atau konsentrasi lain, meskipun keduanya sama-sama bertuliskan zinc.
Efek Samping dan Risiko Kelebihan Zinc
Suplemen zinc dapat menimbulkan mual, muntah, kram perut, atau diare. Asupan berlebihan dalam jangka panjang juga dapat mengganggu keseimbangan mineral lain, termasuk tembaga dan zat besi.
Beri tahu dokter tentang multivitamin, mineral, serta obat lain yang digunakan anak. Hindari menumpuk beberapa produk zinc. Jika anak muntah setelah obat, tanyakan apakah dosis perlu diulang; jangan langsung menggandakan pemberian.

Menilai Zinc pada Label Susu Anak
Untuk anak usia 12-36 bulan, baca panduan kandungan susu dan cara memilih susu usia 1-3 tahun. Perhatikan jumlah per sajian dan pola makan keseluruhan.
AceKid menyediakan produk tahap 3 untuk usia 12-36 bulan. Informasi asal susu dan proses One-Step Fresh menjelaskan bahan serta produksi. Susu pertumbuhan bukan pengganti obat zinc yang diresepkan untuk diare.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apakah Anak Sehat Perlu Minum Zinc Setiap Hari?
Tidak otomatis. Anak sehat dengan menu beragam umumnya dapat memenuhi kebutuhan dari makanan. Suplemen dipertimbangkan bila ada indikasi, misalnya kekurangan yang dinilai tenaga kesehatan atau terapi diare.
2. Bolehkah Zinc Diberikan Bersamaan dengan Susu?
Ikuti petunjuk sediaan. UNICEF menyebut beberapa tablet dispersibel dapat dilarutkan dalam sedikit ASI atau air. Jadi, larangan terhadap semua susu tidak tepat digeneralisasi. Tanyakan jarak pemberian bila anak juga memakai suplemen kalsium atau obat lain.
3. Kapan Waktu Terbaik Minum Zinc?
Ikuti etiket dan resep. Perut kosong bukan aturan universal untuk semua sediaan; ada produk yang diarahkan diminum setelah makan. Bila timbul mual, mintalah apoteker menjelaskan cara pemberian yang sesuai untuk produk anak.
4. Apakah Zinc Bisa Menambah Nafsu Makan Anak?
Kekurangan zinc dapat disertai gangguan pengecapan dan nafsu makan. Namun, zinc tidak otomatis menjadi penambah nafsu makan untuk semua anak GTM. Cari penyebabnya sebelum memberikan suplemen.
5. Jika Diresepkan 10 Hari, Bolehkah Berhenti Saat Diare Sembuh?
Selesaikan sesuai resep, kecuali dokter mengubahnya. Materi Kemenkes memuat pemberian 10 hari berturut-turut. Jika muncul efek samping atau Anda menemukan perbedaan dosis antar petunjuk, hubungi tenaga kesehatan untuk konfirmasi.
Kesimpulan
Zinc untuk anak penting bagi pertumbuhan dan kesehatan, tetapi kebutuhan harian berbeda dari dosis terapi. Utamakan makanan beragam, pantau pertumbuhan, dan gunakan obat sesuai resep. Saat diare, perhatikan cairan serta tanda bahaya, bukan hanya pemberian zinc.
Sumber
NIH Office of Dietary Supplements. Zinc: Health Professional Fact Sheet. Fungsi, sumber pangan, fitat, dan zinc elemental. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Zinc-HealthProfessional/
WHO. Zinc Supplementation and Growth in Children. Keterbatasan bukti suplementasi untuk pertumbuhan. https://www.who.int/tools/elena/interventions/zinc-stunting
UNICEF. Oral Rehydration Salts and Zinc. Peran oralit serta zinc dalam penanganan diare. https://www.unicef.org/supply/oral-rehydration-salts-ors-and-zinc
Kemenkes. Diare, Tanda Gejala dan Cara Mengatasinya. Materi 2022 tentang regimen 10 hari dan tanda bahaya. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/279/diare-tanda-gejala-dan-cara-mengatasinya
WHO. Ringkasan Perbedaan Pedoman AWaRe 2022 dan Pedoman Anak 2024, Tabel 5. Pembaruan dosis zinc untuk diare. Pedoman utama: WHO, Desember 2024. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/antimicrobial-resistance/surveillance--prevention---control-%28spc%29/control---response-strategies-%28csr%29/infections-in-children.pdf https://www.who.int/publications/i/item/9789240103412
WHO Prequalification. Dokumen Zinc, 23 Januari 2025. Ringkasan uji Dhingra dkk., NEJM 2020; DOI: 10.1056/NEJMoa1915905. https://extranet.who.int/prequal/sites/default/files/document_files/ZN%20EOI%20revision%2023%20Jan%202025_yn_0.pdf
Kemenkes. Petunjuk Teknis PMT Pangan Lokal 2025, Tabel AKG Balita. Tabel mengacu pada Permenkes Nomor 28 Tahun 2019. https://kesprimkom.kemkes.go.id/assets/uploads/contents/others/2025Kepdirjenkesprimkom576.pdf https://peraturan.bpk.go.id/Download/129886/Permenkes%20Nomor%2028%20Tahun%202019.pdf
SickKids AboutKidsHealth. Zinc. Pilihan pangan dan kebutuhan suplementasi pada anak sehat. https://www.aboutkidshealth.ca/zinc
MedlinePlus. Zinc in Diet. Keluhan defisiensi dan risiko asupan berlebihan. https://medlineplus.gov/ency/article/002416.htm
BPOM. Buku Saku Sirop Obat Jilid III, September 2023. Dokumentasi nama serta bentuk sediaan; bukan verifikasi status terkini. https://standarobat.pom.go.id/sisobat/storage/book/24-21092023-buku-seri-iii-revisi-21923-edit.pdf
UNICEF Supply Division. Medicines. Formulasi dispersibel yang dapat menggunakan sedikit air atau ASI. https://www.unicef.org/supply/medicines
Galen Limited. Solvazinc Patient Information Leaflet, Juni 2025. Contoh bahwa waktu makan dan interaksi bergantung pada sediaan; bukan rekomendasi produk atau dosis untuk diare. https://www.medicines.org.uk/emc/files/pil.4930.pdf
WHO. Zinc Supplementation in the Management of Diarrhoea: Rationale. Fungsi usus dan bukti terdahulu mengenai kekambuhan; dosis lama pada halaman ini bukan acuan pembaruan 2024. https://www.who.int/tools/elena/bbc/zinc-diarrhoea
Reddit r/toddlers. At My Wit's End with Toddler Not Eating. Pengalaman satu pengasuh, bukan bukti diagnosis. https://www.reddit.com/r/toddlers/comments/zxggpw
CDC. Choking Hazards. Keamanan bentuk makanan untuk anak. https://www.cdc.gov/infant-toddler-nutrition/foods-and-drinks/choking-hazards.html
这篇文章对您有帮助吗?
