Susu Formula Tanpa Gula Tambahan: Arti Label, Laktosa, dan Sukrosa
Adakah susu formula yang benar-benar tanpa gula? Pahami beda laktosa dan gula tambahan, arti rendah gula menurut BPOM, dan cara mengecek label susu anak
2026/9/22
AceKid

Susu formula berbahan dasar susu sapi tidak mungkin benar-benar tanpa gula, karena susu secara alami mengandung laktosa. Yang bisa dipilih adalah susu formula tanpa gula tambahan, yaitu tanpa sukrosa, glukosa, sirup jagung, fruktosa, atau madu. Cara mengeceknya: baca daftar komposisi, bukan hanya angka "gula total" di tabel gizi.
"Susu formula tanpa gula" adalah salah satu pencarian yang paling sering dilakukan orang tua yang mulai peduli label. Masalahnya, istilah "tanpa gula", "rendah gula", dan "0 g sukrosa" sering dipakai bergantian, padahal artinya berbeda dan masing-masing punya definisi resmi. Artikel ini menjelaskan bedanya dengan angka dari BPOM dan WHO.
Gula Alami vs Gula Tambahan
Gula alami adalah gula yang memang ada di dalam bahan pangan. Dalam susu, gula alaminya adalah laktosa.
Gula tambahan adalah gula yang sengaja ditambahkan saat produk dibuat.
| Nama di daftar komposisi | Jenis | Keterangan |
| Laktosa | Gula alami susu (disakarida) | Selalu ada pada susu berbahan dasar susu sapi |
| Sukrosa | Gula tambahan (disakarida) | Nama lain gula pasir |
| Glukosa, dekstrosa | Gula tambahan (monosakarida) | |
| Sirup glukosa, sirup jagung, HFCS | Gula tambahan | Sirup jagung tinggi fruktosa adalah salah satu bentuknya |
| Fruktosa | Gula tambahan (monosakarida) | |
| Madu | Gula tambahan | WHO memasukkan madu ke dalam gula bebas |
| Maltodekstrin | Polimer glukosa, tidak manis | Bukan "gula" menurut definisi BPOM, tetapi tetap sumber karbohidrat. Lihat maltodekstrin dalam susu formula |
Perbedaan ini penting karena label Informasi Nilai Gizi hanya mencantumkan gula total, gabungan gula alami dan gula tambahan. Angka gula total yang tinggi pada susu belum tentu berarti gula tambahannya tinggi. Bisa jadi sebagian besar adalah laktosa.
Arti "Bebas Gula", "Rendah Gula", dan "Tanpa Penambahan Gula" Menurut BPOM
Peraturan BPOM Nomor 1 Tahun 2022 mendefinisikan gula sebagai seluruh monosakarida dan disakarida. Artinya laktosa termasuk gula menurut definisi ini.
| Istilah klaim | Syarat menurut PerBPOM 1/2022 | Catatan |
| Bebas gula (atau "tanpa gula", "tidak mengandung gula") | Maksimal 0,5 g per 100 g atau per 100 ml | Sulit dipenuhi produk berbahan dasar susu karena laktosa alami |
| Rendah gula | Maksimal 5 g per 100 g (padat) atau 2,5 g per 100 ml (cair) | Ambang berbeda untuk padat dan cair |
| Tanpa penambahan gula | Tidak ditambahkan gula berkalori apa pun (sukrosa, glukosa, madu, sirup fruktosa jagung), tidak memakai bahan bergula sebagai pengganti, dan gula tidak dinaikkan lewat hidrolisis pati secara enzimatis | Produk yang secara alami mengandung gula wajib mencantumkan "secara alami mengandung gula" atau "laktosa" |
Satu hal yang jarang dijelaskan: untuk produk anak usia 1-3 tahun, aturan klaim gula di Indonesia berlapis. PerBPOM 31/2018 Pasal 67 huruf v melarang klaim "tanpa penambahan gula" pada pangan olahan untuk anak 1-3 tahun, sedangkan Lampiran III PerBPOM 1/2022 mencantumkan formula pertumbuhan sebagai produk yang dapat memakai klaim tersebut dengan syarat tertentu.
Karena itu, sebagian produsen memilih menuliskan bahan yang tidak ditambahkan, misalnya "tanpa tambahan sukrosa", dan bukan klaim umum "tanpa gula."
Implikasinya bagi Anda: jangan hanya membaca klaim di depan kemasan. Klaim "0 g sukrosa" hanya menjelaskan satu jenis gula. Produk yang sama bisa saja memakai sirup glukosa atau fruktosa. Daftar komposisi memberi gambaran yang lebih utuh.

Mengapa Gula Tambahan Perlu Dibatasi pada Anak?
• WHO (2015) merekomendasikan asupan gula bebas di bawah 10% total asupan energi (rekomendasi kuat) dan menyarankan penurunan lebih lanjut ke bawah 5% (rekomendasi bersyarat). Gula bebas mencakup gula yang ditambahkan ke makanan serta gula alami dalam madu, sirup, jus buah, dan konsentrat jus buah. Laktosa yang secara alami ada dalam susu tidak termasuk gula bebas.
• WHO (2023), dalam pedoman pemberian makan anak 6-23 bulan, menyatakan susu berperisa atau manis tidak digunakan.
• Konsensus Healthy Eating Research 2019 yang didukung American Academy of Pediatrics tidak menganjurkan susu berperisa untuk anak usia dini.
• IDAI memberi contoh yang mudah diingat: 4 sendok makan susu kental manis menyumbang 130 kkal dengan 19 g gula tambahan dan hanya 1 g protein, sehingga lebih dari separuh kalorinya berasal dari gula.
Sebagai gambaran hitungan kami: 10% dari AKG energi anak 1-3 tahun (1.350 kkal) adalah 135 kkal. Karena 1 g gula setara sekitar 4 kkal, batas itu sekitar 34 g gula bebas per hari dari seluruh makanan dan minuman anak, bukan hanya dari susu. Batas 5% berarti sekitar 17 g.
Seberapa Banyak Gula dalam Susu Pertumbuhan di Pasaran?
Studi Helen Keller International yang terbit di Maternal and Child Nutrition (Pries dan kolega, 2021) memeriksa 99 susu pertumbuhan yang diluncurkan di Indonesia antara Januari 2017 dan Mei 2019. Dari 89 produk yang mencantumkan klaim kandungan gizi dan kadar gula total, 69,7% tergolong gula tinggi menurut sistem label depan kemasan Inggris. Satu produk yang berklaim "rendah sukrosa" berisi 19 g gula per sajian 228 ml.
Data ini berasal dari produk tahun 2017-2019. Kondisi pasar saat ini bisa berbeda, tetapi pelajarannya tetap berlaku: klaim tentang satu jenis gula tidak menggambarkan total gula dalam produk.
Cara Mengecek Gula Tambahan di Label
Langkah 1: Baca daftar komposisi
Cari nama-nama gula tambahan pada tabel di atas. Bila tidak ada sukrosa, glukosa, sirup, fruktosa, atau madu, produk tidak menambahkan gula dalam bentuk-bentuk tersebut.
Untuk memahami cara membaca daftar bahan secara lebih lengkap, lihat juga panduan kandungan susu formula dan cara membaca labelnya.
Langkah 2: Lihat gula total di Informasi Nilai Gizi
Angka ini mencakup laktosa. Gunakan untuk membandingkan dua produk dengan basis yang sama.
Langkah 3: Hitung dengan basis yang sama
Contoh label fiktif berikut untuk latihan, bukan produk nyata:
| Data di label | Produk X | Produk Y |
| Takaran saji | 35 g | 45 g |
| Gula total per sajian | 8 g | 9 g |
| Gula total per 100 g (dihitung) | 8 / 35 x 100 = 22,9 g | 9 / 45 x 100 = 20 g |
| Daftar komposisi memuat sukrosa? | Ya | Tidak |
Per sajian, Produk X tampak lebih rendah gula. Per 100 g, justru Produk Y yang lebih rendah, dan Produk Y juga tidak menambahkan sukrosa. Inilah alasan perbandingan harus memakai basis yang sama.
Langkah 4: Perhatikan juga produk lain yang diminum anak
Susu hanya salah satu sumber gula. Minuman kemasan, jus, biskuit, dan camilan manis ikut dihitung dalam batas WHO.
Kebijakan Batas Gula, Garam, dan Lemak di Indonesia
PP 28/2024 Pasal 194 mengamanatkan pemerintah menetapkan batas maksimal kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) pada pangan olahan dan pangan siap saji.
Kemenko PMK menggelar diskusi publik "Penentuan Batas Maksimal Kandungan GGL untuk Melindungi Anak" pada 29 Juli 2026. Hingga akhir Juli 2026, menurut FAKTA Indonesia, batas tersebut belum ditetapkan.

Komposisi AceKid Activegro Stage 3
Kategori: Susu formula pertumbuhan untuk anak usia 1-3 tahun (AceKid Care dan AceKid Plus).
Tidak ditambahkan: sukrosa, sirup jagung, maltodekstrin, vanilin, dan perisa sintetik.
Gula alami: Seperti susu pada umumnya, AceKid mengandung laktosa alami dari susu.
Izin edar: BPOM RI ML 270976003401050. Halal: MUI.
Anda bisa memverifikasi informasi ini sendiri dengan langkah #CekKomposisi yang sama: baca daftar komposisi di kemasan dan cocokkan nomor izin edarnya di cekbpom.pom.go.id.
Untuk memahami konteks bahan dasar susu yang digunakan, baca juga artikel tentang natural whole milk susu pertumbuhan AceKid.
FAQ
Apakah ada susu formula yang benar-benar 0% gula?
Untuk produk berbahan dasar susu sapi, tidak. Laktosa adalah gula alami susu dan termasuk "gula" menurut definisi BPOM. Yang tersedia adalah susu formula tanpa gula tambahan.
Apa bedanya laktosa dan sukrosa?
Laktosa adalah gula alami dalam susu. Sukrosa adalah gula pasir yang ditambahkan saat produksi. WHO memasukkan sukrosa tambahan ke dalam gula bebas yang perlu dibatasi, tetapi tidak memasukkan laktosa alami susu.
Apakah "0 g sukrosa" sama dengan tanpa gula?
Tidak. "0 g sukrosa" hanya berarti tidak ada gula pasir. Produk tetap bisa mengandung laktosa alami dan gula tambahan lain seperti sirup glukosa atau fruktosa. Cek daftar komposisi.
Apakah susu rendah gula lebih baik untuk anak?
Membatasi gula tambahan sejalan dengan rekomendasi WHO. Namun kesesuaian susu untuk anak juga ditentukan oleh kategori usia, komposisi dasar, jumlah yang diminum, dan toleransi anak.
Lihat kriteria lengkapnya di artikel cara memilih susu formula untuk balita 1-3 tahun.
Apakah maltodekstrin termasuk gula tambahan?
Maltodekstrin bukan "gula" menurut definisi BPOM karena bukan monosakarida atau disakarida, tetapi merupakan sumber karbohidrat dari pati.
Penjelasan lengkap dan bukti ilmiahnya ada di artikel maltodekstrin dalam susu formula.
Sumber
- Peraturan BPOM No. 1 Tahun 2022 tentang Pengawasan Klaim pada Label dan Iklan Pangan Olahan, Lampiran I dan III. https://jdih.pom.go.id/download/rule/1341/1/2022/
- Peraturan BPOM No. 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, Pasal 67. https://tabel-gizi.pom.go.id/regulasi/6_PerBPOM_Nomor_31_Tahun_2018_tentang_Label_Pangan_Olahan.pdf
- WHO. Guideline: Sugars intake for adults and children, 2015. https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/149782/9789241549028_eng.pdf
- WHO. Guideline for complementary feeding 6-23 months, 2023. https://www.who.int/publications/i/item/9789240081864
- Healthy Eating Research. Consensus Statement 2019. https://healthyeatingresearch.org/wp-content/uploads/2019/09/HER-HealthyBeverage-ConsensusStatement.pdf
- IDAI. Bolehkah Susu Kental Manis Diberikan pada Anak? 2017. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/bolehkah-susu-kental-manis-skm-diberikan-pada-anak
- Pries AM dkk. Maternal and Child Nutrition, 2021. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8476439/
- Kemenko PMK. Pengendalian konsumsi GGL. https://www.kemenkopmk.go.id/kemenko-pmk-dorong-pengendalian-konsumsi-ggl-untuk-lindungi-anak-dari-bahaya-penyakit-tidak-menular
- FAKTA Indonesia, 31 Juli 2026. https://fakta.or.id/2026/07/31/pemerintah-harus-segera-menentukan-batas-maksimum-ggl-dalam-pangan-olahan-atau-siap-saji-dan-cukai-mbdk-untuk-melindungi-anak-indonesia/
- Permenkes RI No. 28 Tahun 2019 tentang AKG. https://peraturan.bpk.go.id/Download/129886/Permenkes%20Nomor%2028%20Tahun%202019.pdf
这篇文章对您有帮助吗?
