Kandungan Susu Formula: Apa Saja Isinya dan Cara Membaca Labelnya

Susu formula mengandung apa saja? Pelajari fungsi protein, lemak, karbohidrat, beda Informasi Nilai Gizi dan daftar komposisi, serta 5 langkah #CekKomposisi

2026/9/22

AceKid

Cek Komposisi
Ilustrasi Anak Kecil (Source : Pexels)
Ilustrasi Anak Kecil (Source : Pexels)

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. AceKid mendukung sepenuhnya pemberian ASI.

Jawaban singkat: Susu formula berisi lima kelompok komponen: sumber protein, sumber lemak, sumber karbohidrat, vitamin dan mineral, serta komponen tambahan tertentu. Untuk menilainya, baca dua bagian label yang berbeda fungsi: Informasi Nilai Gizi (berapa banyak zat gizinya) dan daftar komposisi (bahan apa yang dipakai). Keduanya perlu dibaca bersama.

Kebanyakan orang tua melihat klaim di depan kemasan, lalu tabel gizi. Daftar komposisi di bagian belakang, yang huruf-hurufnya paling kecil, justru sering dilewati. Padahal di situlah bahan dasar produk terlihat. Artikel ini menjelaskan isi susu formula secara umum dan cara membaca labelnya, sehingga Anda bisa menilai produk apa pun, merek apa pun.

Jenis Susu Formula Berdasarkan Usia

Susu formula dibedakan menurut kelompok usia, dan tiap kelompok punya aturan komposisi serta aturan label sendiri.

KategoriUsiaDasar aturanCatatan penting
Formula bayi0-6 bulanStandar Codex dan peraturan BPOM tentang pangan untuk keperluan gizi khususDiberikan atas indikasi dan arahan tenaga kesehatan. Klaim gizi dan kesehatan dilarang pada label (PerBPOM 31/2018 Pasal 67 huruf u)
Formula lanjutan6-12 bulanIdemPromosi dibatasi PP 28/2024 Pasal 33
Formula pertumbuhanLebih dari 12 sampai 36 bulanPerBPOM 26/2021, Permenkes 49/2014Label wajib memuat "tidak cocok untuk bayi di bawah usia satu tahun"

Untuk bayi 0-6 bulan, penjelasan lengkap ada di artikel susu formula untuk bayi 0-6 bulan.

Apa Saja Kandungan Utama Susu Formula?

Protein

Protein dibutuhkan untuk pertumbuhan jaringan tubuh. Pada susu formula berbahan dasar susu sapi, sumber proteinnya adalah protein susu, yaitu kasein dan whey. Permenkes 49/2014 mensyaratkan mutu protein pada formula pertumbuhan yang bukan dari susu sapi paling sedikit 85% dari mutu kasein. Produk yang proteinnya bukan dari hewani tidak boleh memakai kata "susu" pada namanya.

Lemak

Lemak adalah sumber energi yang padat dan pembawa vitamin larut lemak (A, D, E, K). Di daftar komposisi, sumber lemak bisa berupa lemak susu, minyak nabati, atau campuran. Beberapa produk mencantumkan asam lemak tertentu seperti DHA dan ARA.

Karbohidrat

Karbohidrat utama dalam susu adalah laktosa, gula alami susu. Sebagian produk menambahkan sumber karbohidrat lain, misalnya sukrosa, sirup glukosa, sirup jagung, atau maltodekstrin.

Perbedaan gula alami dan gula tambahan dibahas di artikel susu formula tanpa gula tambahan, dan khusus maltodekstrin di artikel maltodekstrin dalam susu formula.

Vitamin dan mineral

Susu formula umumnya diperkaya vitamin dan mineral, misalnya kalsium, zat besi, seng, vitamin A, vitamin D, dan vitamin C. Jumlahnya tercantum di Informasi Nilai Gizi. Untuk anak 1-3 tahun, Anda bisa membandingkannya dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Permenkes 28/2019, misalnya kalsium 650 mg dan energi 1.350 kkal per hari.

Komponen tambahan

Ini adalah bahan yang ditambahkan di luar komposisi dasar, misalnya prebiotik (GOS, FOS), nukleotida, HMO, atau laktoferin. Permenkes 49/2014 Pasal 4 ayat 3 mewajibkan komponen lain semacam ini dibuktikan secara ilmiah.

Keberadaan komponen tambahan adalah informasi komposisi. Manfaat yang boleh diklaim di label diatur ketat oleh BPOM, dan tidak semua komponen punya klaim yang disetujui.

Informasi Nilai Gizi vs Daftar Komposisi: Apa Bedanya?

Informasi Nilai GiziDaftar komposisi
Menjawab pertanyaanBerapa banyak zat gizinya?Bahan apa yang dipakai?
IsinyaEnergi, protein, lemak, karbohidrat, gula total, vitamin, mineralNama bahan, dari yang terbanyak
Yang tidak bisa dilihatAsal bahan dan jenis gula (alami atau tambahan)Jumlah pasti zat gizi
Contoh penggunaanMembandingkan kalsium dua produk per 100 kkalMengecek apakah ada sukrosa atau sirup jagung

Contohnya "gula total." Angka ini ada di Informasi Nilai Gizi, tetapi tidak menjelaskan apakah gula itu laktosa alami atau gula yang ditambahkan. Untuk mengetahuinya, Anda perlu membaca daftar komposisi.

Perbandingan Kompetitor (Source : AceKid)
Perbandingan Kompetitor (Source : AceKid)

Mengapa Perbandingan Harus per 100 kkal atau per 100 g

Ukuran sajian tiap produk berbeda. Satu produk bisa menulis 35 g per sajian, produk lain 45 g. Membandingkan "per sajian" bisa membuat produk dengan sajian lebih besar tampak lebih kaya gizi.

Permenkes 49/2014 mewajibkan kandungan gizi formula pertumbuhan dinyatakan per 100 kkal, sehingga perbandingan antarproduk menjadi adil. Bila label hanya menulis per 100 g, bandingkan dua produk dengan basis per 100 g.

5 Langkah #CekKomposisi

1. Cek kategori usia. Pastikan produk ditujukan untuk usia anak Anda. Produk untuk anak 1-3 tahun wajib memuat peringatan "tidak cocok untuk bayi di bawah usia satu tahun."

2. Baca bahan yang tercantum paling awal. Bahan di urutan awal menggambarkan bahan dasar produk. Apakah susu segar, susu bubuk, susu skim, atau bahan lain?

3. Cari nama-nama gula tambahan. Sukrosa, glukosa, sirup glukosa, sirup jagung, fruktosa, dan madu adalah gula tambahan. Maltodekstrin adalah polimer glukosa yang tidak manis, bukan gula menurut definisi BPOM, tetapi tetap sumber karbohidrat.

4. Bandingkan Informasi Nilai Gizi dengan basis yang sama. Per 100 kkal atau per 100 g, bukan per sajian.

5. Cek izin edar. Ketik nomor izin edar (diawali MD untuk produk dalam negeri atau ML untuk produk impor) di cekbpom.pom.go.id.

Istilah di Label yang Sering Membingungkan

IstilahArtinyaDasar
Susu segar (whole milk)Susu cair utuh dari hasil pemerahan sebagai bahan bakuIstilah bahan. Asal dan prosesnya dijelaskan di A06 dan A07
Susu bubuk, susu skim bubukSusu yang sudah dikeringkan, dengan atau tanpa lemakIstilah bahan
Susu rekonstitusiSusu bubuk yang dilarutkan kembali dengan airIstilah proses
Susu rekombinasiSusu yang dibuat dari fraksi susu atau susu ditambah lemak susu dan padatan susu bukan lemakKeterangan BPOM yang dikutip media, Januari 2026
LaktosaGula alami dalam susuTermasuk "gula" menurut definisi BPOM
SukrosaGula pasir, gula tambahanTermasuk "gula" menurut definisi BPOM
MaltodekstrinPolimer glukosa dari hidrolisis parsial pati, tidak manis21 CFR 184.1444 (FDA)
Sumber atau tinggi (misalnya "sumber kalsium")Klaim kandungan gizi yang punya ambang minimalPermenkes 49/2014 Pasal 6 ayat 5: minimal 15% ALG per 100 g untuk vitamin dan mineral, 20% untuk protein
Rendah gula, bebas gulaKlaim dengan ambang angkaPerBPOM 1/2022 Lampiran I

Penjelasan mengenai susu segar (whole milk) dan sumber bahan susu juga dapat membantu orang tua memahami perbedaan antara bahan dasar susu dan proses pengolahannya.

Faktor Utama Saat Memilih Susu Formula (Source : AceKid)
Faktor Utama Saat Memilih Susu Formula (Source : AceKid)

Apa Saja yang Wajib Tercantum di Label Formula Pertumbuhan?

Permenkes 49/2014 Pasal 6 ayat 1 mewajibkan label susu formula pertumbuhan memuat 14 hal. Beberapa yang paling berguna bagi orang tua:

  • Informasi nilai gizi.
  • Anjuran konsumsi per hari.
  • Cara penyiapan dengan peringatan, disertai ilustrasi.
  • Nomor izin edar.
  • Kalimat "pemberian ASI dapat diteruskan sampai usia 2 tahun."
  • Peringatan "tidak cocok untuk bayi di bawah usia satu tahun."

Label yang lengkap adalah tanda produk mengikuti aturan. Label yang tidak memuat hal-hal ini patut dipertanyakan.

Cara Mengecek Izin Edar BPOM

  1. Buka cekbpom.pom.go.id.
  2. Ketik nomor izin edar dari kemasan, atau nama produk.
  3. Cocokkan nama produk, nama produsen atau pendaftar, dan kemasan yang terdaftar dengan produk di tangan Anda.

Bila nomor tidak ditemukan atau datanya tidak cocok, jangan membeli produk tersebut.

Kapan Perlu Bertanya kepada Tenaga Kesehatan

  • Bayi di bawah 12 bulan: pemberian susu formula dilakukan atas indikasi medis dan arahan tenaga kesehatan.
  • Anak dengan riwayat alergi susu sapi, intoleransi, atau kondisi medis tertentu.
  • Anak dengan berat badan lahir rendah, lahir prematur, atau sedang dirawat.
  • Anak yang sering diare, muntah, atau sembelit setelah minum susu.

FAQ

Susu formula mengandung apa saja?

Sumber protein (umumnya protein susu), sumber lemak, sumber karbohidrat (terutama laktosa, kadang ditambah sumber lain), vitamin dan mineral, serta komponen tambahan tertentu. Rinciannya dapat dibaca di daftar komposisi dan Informasi Nilai Gizi pada label.

Apa bedanya kandungan dan komposisi?

Kandungan biasanya merujuk pada zat gizi, seperti protein 20 g atau kalsium 650 mg, yang tercantum di Informasi Nilai Gizi. Komposisi merujuk pada bahan penyusun, seperti susu, minyak nabati, atau laktosa, yang tercantum di daftar komposisi.

Apakah bahan yang disebut pertama selalu yang paling banyak?

Daftar komposisi pada umumnya disusun dari bahan dengan jumlah terbanyak. Karena itu bahan di urutan awal paling menggambarkan produk.

Apakah susu formula dengan komponen tambahan lebih baik?

Belum tentu. Komponen tambahan wajib dibuktikan secara ilmiah untuk bisa ditambahkan, tetapi keberadaannya tidak otomatis berarti produk lebih cocok untuk anak Anda. Nilai produk dari kesesuaian usia, komposisi dasar, gula tambahan, dan toleransi anak.

Di mana saya bisa mengecek keaslian produk?

Di cekbpom.pom.go.id, dengan nomor izin edar yang tercantum di kemasan.

Sumber

这篇文章对您有帮助吗?