Kandungan Susu Formula Anak: Panduan Lengkap Membaca Label Nutrisi dan Daftar Komposisi

Panduan membaca kandungan susu formula anak melalui daftar komposisi, Informasi Nilai Gizi, bahan utama, sumber susu, dan petunjuk penyajian.

8/31/2026

AceKid

Cek Komposisi
Ilustrasi Anak Perempuan (Source : AceKid)
Ilustrasi Anak Perempuan (Source : AceKid)

Pernahkah Mom melihat banyak nama nutrisi pada kemasan susu tetapi masih bingung harus mulai mengeceknya dari mana? Saat memahami kandungan susu formula, Mom tidak hanya perlu melihat angka pada Informasi Nilai Gizi, tetapi juga daftar komposisi untuk mengetahui bahan utama dan bahan lainnya yang digunakan.

AceKid hadir membantu Mom memahami kedua bagian tersebut secara bertahap agar Mom dapat mendapatkan informasi yang menyeluruh sesuai dengan kebutuhan si kecil.

Key Points

  • Bedakan daftar komposisi dengan Informasi Nilai Gizi.
  • Cek bahan yang tercantum pada bagian awal daftar komposisi.
  • Gunakan Informasi Nilai Gizi untuk melihat nutrisi berdasarkan takaran yang tercantum.
  • Jangan menilai susu hanya dari banyaknya nama nutrisi pada kemasan.
  • Cek usia, bahan utama, sumber susu, proses, dan kebutuhan si kecil secara bersama.

Apa Bedanya Daftar Komposisi dan Informasi Nilai Gizi?

Daftar komposisi menunjukkan bahan yang digunakan untuk membuat produk, sedangkan Informasi Nilai Gizi menunjukkan kandungan nutrisi berdasarkan format dan takaran yang tercantum. Jadi, kedua bagian ini menjawab pertanyaan yang berbeda dan sebaiknya tidak dibaca secara terpisah.

BPOM menjelaskan bahwa daftar bahan atau komposisi mencakup bahan baku, bahan tambahan pangan, dan bahan lain yang digunakan sesuai ketentuan. Nama bahan disusun secara berurutan mulai dari bahan yang digunakan paling banyak.

Daftar Komposisi Menjawab Susu Dibuat dari Apa

Saat mengecek komposisi susu formula, Mom dapat memperhatikan:

  1. Bahan yang tercantum pada bagian awal.
  2. Bahan utama yang digunakan.
  3. Sumber karbohidrat, protein, dan lemak.
  4. Vitamin dan mineral.
  5. Bahan lain seperti DHA, AA, kolin, atau prebiotic.
  6. Bahan tambahan yang tercantum pada produk.

Karena urutannya dimulai dari bahan yang digunakan paling banyak, bagian awal daftar komposisi dapat membantu Mom mengenali dasar formulasi produk. Hal ini juga membuat cara membaca komposisi susu menjadi langkah penting sebelum membandingkan produk.

Informasi Nilai Gizi Menjawab Nutrisi yang Tercantum

Informasi Nilai Gizi bukan daftar bahan. Pada bagian ini, Mom dapat menemukan informasi mengenai energi dan zat gizi berdasarkan takaran yang dicantumkan pada label.

Informasinya dapat mencakup:

  1. Energi.
  2. Protein.
  3. Lemak.
  4. Karbohidrat.
  5. Gula.
  6. Natrium.
  7. Vitamin dan mineral.
  8. Nutrisi lainnya sesuai formulasi.

BPOM telah menerbitkan Peraturan BPOM Nomor 10 Tahun 2026 tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan. Peraturan tersebut disahkan pada 9 Juni 2026, diundangkan pada 17 Juni 2026, berstatus berlaku, dan mencabut PerBPOM Nomor 26 Tahun 2021.

Jadi, ketika Mom ingin mengetahui kandungan gizi susu formula, cek komposisi untuk mengetahui bahan yang digunakan lalu lanjutkan ke Informasi Nilai Gizi untuk melihat nutrisi yang dicantumkan berdasarkan takarannya.

3 Permasalahan Utama Anak Indonesia (Source : AceKid)
3 Permasalahan Utama Anak Indonesia (Source : AceKid)

Mengapa Mom Sebaiknya Tidak Hanya Melihat Bagian Depan Kemasan?

Bagian depan kemasan memang memudahkan Mom mengenali produk dengan cepat, ya Mom. Namun, informasi tersebut belum tentu memberi gambaran lengkap mengenai bahan utama, sumber susu, dan seluruh komposisi produk.

Berdasarkan FGD yang dilakukan AceKid terhadap 1300 responden, 87% Mom menganggap sumber susu penting. Namun, sebagian besar Mom belum mengetahui asal susu dari produk yang dikonsumsi si kecil.

Karena itu, Mom dapat membiasakan tiga lapisan pengecekan berikut:

  1. Bagian depan kemasan untuk mengenali produk dan tahap usia.
  2. Daftar komposisi untuk mengetahui bahan yang digunakan.
  3. Informasi Nilai Gizi untuk mengecek kandungan nutrisi berdasarkan takaran yang tertera.

Mom juga dapat menggunakan panduan cek komposisi susu anak sebagai referensi tambahan ketika ingin memahami informasi pada label.

Berdasarkan FGD yang sama, 56% Mom pernah mengganti susu dari pilihan pertama ke susu yang digunakan saat ini. Angka tersebut tidak berarti 56% anak tidak cocok dengan susu, tetapi menunjukkan bahwa pilihan susu dapat berubah karena berbagai pertimbangan.

Semakin banyak informasi yang Mom pahami sebelum memilih, semakin jelas pula dasar pertimbangannya. Karena itu, kandungan susu anak sebaiknya dinilai dari informasi yang saling melengkapi, bukan hanya klaim yang paling mudah terlihat.

Bagaimana Cara Membaca Kandungan Susu Formula Anak?

Label dapat terlihat penuh dengan angka dan istilah, tetapi Mom tidak perlu mengecek semuanya sekaligus. Urutan berikut membantu Mom memahami nutrisi susu formula anak dengan lebih sederhana.

1. Mulai dari Tahap Usia

Hal pertama yang perlu Mom cek bukan angka protein atau vitamin, melainkan peruntukan usia produk. Artikel ini secara khusus membahas susu pertumbuhan anak usia 12 bulan ke atas, terutama usia 1 sampai 3 tahun.

Pada usia sekitar 12 bulan, sebagian besar anak sudah dapat mengonsumsi jenis makanan yang sama dengan keluarga dengan tekstur yang disesuaikan dan tetap mengutamakan makanan padat nutrisi. Karena itu, susu ditempatkan sebagai bagian dari keseluruhan pola makan, bukan satu-satunya sumber nutrisi.

Mom dapat menyesuaikan pengecekan pada susu pertumbuhan anak usia 1 sampai 3 tahun agar tahap usia, pola makan, dan kebutuhan si kecil tetap menjadi dasar.

2. Temukan Bahan Utamanya

Setelah memastikan tahap usia, lihat bagian awal daftar komposisi. BPOM menjelaskan bahwa nama bahan dicantumkan secara berurutan mulai dari bahan yang digunakan paling banyak.

Coba tanyakan beberapa hal sederhana:

  1. Apa bahan yang tercantum pada bagian awal?
  2. Apa bahan utama yang digunakan?
  3. Dalam bentuk apa bahan susu digunakan?
  4. Apakah asal bahan dijelaskan?
  5. Apakah sumber susu dapat ditelusuri?

Langkah ini membantu Mom tidak hanya bertanya “berapa banyak vitaminnya?”, tetapi juga “produk ini sebenarnya dibuat dari apa?”

3. Cek Bahan Lain dalam Daftar Komposisi

Selanjutnya, cek bahan lain yang digunakan dalam formulasi. Setiap produk dapat memiliki komposisi yang berbeda sesuai tahap usia dan formulanya.

Mom mungkin menemukan istilah seperti:

  • sumber protein;
  • sumber lemak;
  • sumber karbohidrat;
  • vitamin;
  • mineral;
  • DHA;
  • AA;
  • kolin;
  • GOS;
  • HMO;
  • nukleotida;
  • bahan lainnya sesuai formulasi.

Namun, daftar kandungan yang lebih panjang tidak otomatis berarti suatu susu lebih sesuai untuk semua anak. Yang lebih penting adalah memahami fungsi informasi tersebut dalam keseluruhan produk serta menyesuaikannya dengan kebutuhan si kecil.

Mom juga dapat menggunakan panduan kandungan susu formula sebagai referensi tambahan untuk mengenali istilah yang sering muncul pada label.

4. Cek Gula dan Bahan yang Ditambahkan

Setelah memahami bahan utama, lanjutkan ke bagian lain dari komposisi. Cek komposisi untuk melihat ada atau tidaknya tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, vanillin, perisa sintetik, atau hidden sugar lainnya.

Mom perlu membedakan gula yang secara alami terdapat dalam bahan susu dengan bahan yang sengaja ditambahkan pada formulasi. Karena itu, istilah “tanpa tambahan sukrosa” juga tidak sama dengan mengatakan suatu produk tidak mengandung semua jenis gula.

Maltodekstrin pun tidak tepat langsung disebut sebagai bahan berbahaya hanya karena namanya terdapat pada daftar komposisi. Jika ingin mengenalnya lebih lanjut, Mom dapat cek maltodekstrin dalam susu anak.

5. Lanjutkan ke Informasi Nilai Gizi

Setelah mengetahui bahan yang digunakan, baru lanjutkan ke Informasi Nilai Gizi. Di sinilah Mom dapat mengecek jumlah nutrisi berdasarkan takaran yang ditampilkan.

Beberapa informasi yang dapat diperhatikan adalah:

  1. Takaran saji.
  2. Energi.
  3. Protein.
  4. Lemak.
  5. Karbohidrat.
  6. Gula.
  7. Vitamin dan mineral.
  8. Nutrisi lainnya sesuai produk.

Saat membandingkan dua produk, pastikan basis takarannya sebanding. Angka yang terlihat lebih besar belum tentu berarti kandungannya lebih tinggi jika jumlah sajian atau dasar perhitungannya berbeda.

6. Cek Petunjuk Penyajian

Informasi nutrisi perlu dibaca bersama petunjuk penggunaan produk. BPOM juga memasukkan keterangan penyajian atau penggunaan dan penyimpanan sebagai bagian informasi yang dapat terdapat pada label pangan olahan.

Mom dapat mengecek:

  1. Jumlah bubuk.
  2. Volume air.
  3. Alat takar.
  4. Jumlah sajian.
  5. Cara penyimpanan setelah kemasan dibuka.

Gunakan susu sesuai petunjuk pada kemasan dan hindari mengubah takaran sendiri. Dengan begitu, informasi nutrisi pada label tetap dibaca dalam cara penggunaan yang sesuai.

7. Sesuaikan dengan Kebutuhan Si Kecil

Terakhir, kembali kepada kebutuhan individual anak. Kandungan susu formula anak tidak dapat dinilai hanya dari satu nutrisi atau satu bahan.

Jika si kecil memiliki alergi, intoleransi, masalah pertumbuhan, pola makan sangat terbatas, atau kondisi kesehatan tertentu, diskusikan pilihan susu dengan dokter atau tenaga kesehatan. Langkah ini membantu Mom menempatkan informasi label sesuai kebutuhan yang sebenarnya.

Dengan tujuh langkah tersebut, label tidak lagi hanya menjadi kumpulan istilah. Mom dapat menggunakannya sebagai alat untuk memahami produk secara lebih terstruktur.

Perbandingan Kompetitor (Source : AceKid)
Perbandingan Kompetitor (Source : AceKid)

Panduan Membaca Label Susu

Berikut ringkasan yang dapat Mom gunakan saat mengecek kemasan.

Bagian yang DicekInformasi yang DicariFungsi
Tahap usiaUsia penggunaanMenyesuaikan tahap si kecil
Daftar komposisiBahan utama dan bahan lainnyaMengetahui bahan yang digunakan
Bahan pertamaBahan di awal daftarMengenali bahan dominan
Gula dan bahan lainSukrosa, maltodekstrin, perisaMengecek formulasi lebih teliti
Informasi Nilai GiziEnergi dan nutrisiMengetahui kandungan per takaran
Takaran sajiDasar jumlah nutrisiMembantu membandingkan produk
Petunjuk penyajianAir, bubuk, dan penyimpananMenyiapkan sesuai petunjuk

Kenapa Komposisi Perlu Dicek Bersama Informasi Nilai Gizi?

Karena keduanya menjawab dua pertanyaan berbeda. Komposisi menjelaskan bahan yang digunakan untuk membuat susu, sedangkan Informasi Nilai Gizi menunjukkan kandungan nutrisi berdasarkan takaran yang tercantum.

Cara sederhananya adalah:

  1. Komposisi menjawab: “Susu ini dibuat dari apa?”
  2. Informasi Nilai Gizi menjawab: “Nutrisi apa dan berapa yang tercantum?”
  3. Petunjuk penyajian menjawab: “Bagaimana susu perlu disiapkan?”

Misalnya, tabel Informasi Nilai Gizi dapat mencantumkan protein. Namun, Mom perlu melihat daftar komposisi jika ingin mengetahui bahan yang digunakan dalam formulasi tersebut.

Karena itu, jangan memilih antara mengecek komposisi atau Informasi Nilai Gizi. Keduanya membantu Mom mendapatkan informasi yang menyeluruh sesuai dengan kebutuhan si kecil.

Apakah Kandungan yang Lebih Banyak Berarti Susunya Lebih Baik?

Tidak otomatis. Banyaknya kandungan susu formula yang ditulis pada kemasan tidak berarti satu produk pasti lebih sesuai untuk setiap anak.

Sebelum membandingkan jumlah nutrisi, perhatikan:

  1. Tahap usia.
  2. Bahan utama.
  3. Sumber susu.
  4. Daftar komposisi.
  5. Informasi Nilai Gizi.
  6. Takaran saji.
  7. Pola makan.
  8. Kondisi individual si kecil.

Jadi, Mom tidak perlu mencari susu dengan daftar nutrisi paling panjang. Fokuslah pada informasi yang relevan dengan usia dan kebutuhan si kecil.

Susu Segar dan Bahan Susu Bubuk, Apa Bedanya pada Daftar Komposisi?

Perbedaan pertama yang dapat Mom cek berada pada bentuk bahan awal dan perjalanan bahannya. Perbedaan tersebut tidak otomatis berarti salah satu bahan cocok untuk semua anak atau bahwa satu produk selalu lebih unggul.

Susu Segar sebagai Bahan Awal

Susu segar memulai perjalanan dalam bentuk cair setelah pemerahan. Selanjutnya, bahan tersebut bergerak menuju fasilitas produksi untuk memasuki proses berikutnya.

Saat melihat susu segar sebagai bahan utama, Mom dapat mengecek:

  1. Posisi bahan pada daftar komposisi.
  2. Asal susunya.
  3. Keterlacakan sumber.
  4. Perjalanan bahan menuju fasilitas produksi.
  5. Komposisi produk akhir.

Bahan Susu Bubuk sebagai Bahan Awal

Pada alur lainnya, bahan susu dapat digunakan setelah sebelumnya melalui proses hingga berbentuk bubuk. Bahan tersebut kemudian digunakan dalam formulasi berikutnya.

Bahan susu bubuk tidak otomatis berarti produk tidak aman atau memiliki kualitas lebih rendah. Yang perlu Mom cek adalah bahan yang digunakan, sumbernya, proses, serta komposisi produk akhir.

Karena itu, saat membandingkan susu segar dan bahan susu bubuk, gunakan informasi tersebut untuk memahami perjalanan bahan. Jangan menjadikannya satu-satunya dasar menentukan kebutuhan nutrisi si kecil.

Perbandingan Proses Produksi AceKid vs Susu Konvensional (Source : AceKid)
Perbandingan Proses Produksi AceKid vs Susu Konvensional (Source : AceKid)

Mengapa Transparansi Sumber Susu Juga Perlu Dicek?

Daftar komposisi membantu Mom mengetahui bahan yang digunakan, sedangkan transparansi sumber membantu mengetahui dari mana perjalanan bahan tersebut dimulai. Keduanya saling melengkapi ketika Mom ingin mengenal susu lebih jauh.

Berdasarkan FGD yang dilakukan AceKid, 87% Mom menganggap sumber susu penting, tetapi sebagian besar belum mengetahui asal susu dari produk yang dikonsumsi. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap sumber sudah ada, sementara kebiasaan mengeceknya masih dapat diperluas.

Melalui Ace Fresh Journey, Mom diajak melihat lebih dari sekadar klaim pada bagian depan kemasan. Edukasi mengenai pentingnya mengenal sumber susu menyoroti bahan utama, asal susu, proses, dan kontrol kualitas sebagai informasi yang perlu diperhatikan.

Pertanyaan Mom pun dapat berkembang dari “apa kandungannya?” menjadi “apa bahan utamanya, dari mana asalnya, dan bagaimana perjalanan bahan tersebut?” Mom dapat melanjutkan pengecekan melalui informasi tentang sumber susu yang dapat ditelusuri.

Mulai #CekKomposisi Bersama AceKid Sebelum Melihat Angka Nutrisi

Mom mungkin sudah terbiasa melihat klaim pada bagian depan kemasan atau langsung membandingkan angka pada Informasi Nilai Gizi. Namun, kebiasaan tersebut dapat diperluas dengan mengecek daftar komposisi terlebih dahulu agar Mom mengetahui bahan utama dan bahan lainnya yang digunakan.

Untuk anak usia 12 sampai 36 bulan, AceKid mengajak Mom melakukan #CekKomposisiSusuSegar dengan melihat bahan utama, sumber susu, komposisi, kemudian Informasi Nilai Gizi. Setelah memahami kebutuhan si kecil, Mom dapat melihat pilihan produk AceKid untuk mengenal AceKid Care dan AceKid Plus Stage 3.

Apa yang Dapat Mom Cek dari Kandungan AceKid?

Untuk usia 12 sampai 36 bulan, AceKid Care dan AceKid Plus Stage 3 dapat menjadi salah satu pilihan yang Mom cek. AceKid mengajak Mom mengenali produk mulai dari bahan utama hingga Nutrisi AceKid yang tercantum sesuai produknya.

Natural Whole Milk sebagai Bahan Utama

Susu Segar AceKid menggunakan Natural Whole Milk atau susu segar sebagai bahan utama. Dengan demikian, AceKid susu segar memulai perjalanan bahan dari susu segar sebelum masuk ke rangkaian proses selanjutnya.

Mom tetap perlu melihat bahan tersebut bersama keseluruhan daftar komposisi dan Informasi Nilai Gizi. AceKid tidak menggunakan bahan utama tersebut untuk menjanjikan bahwa satu produk pasti cocok bagi semua anak.

Sumber Susu AceKid yang Dapat Ditelusuri

Sumber susu AceKid berasal dari 47°N Golden Milk Source dalam ekosistem FEIHE. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari sistem keterlacakan yang AceKid jelaskan melalui Natural to AceKid Track.

AceKid traceable atau traceable milk source membantu Mom mengenali titik awal dan perjalanan bahan secara transparan. Keterlacakan ini menjadi salah satu informasi yang dapat Mom cek sebelum memilih susu.

One-Step Fresh sebagai Perjalanan Produksi

Setelah pemerahan, susu segar bergerak menuju fasilitas produksi dan masuk ke rangkaian One-Step Fresh. AceKid menjelaskan perjalanan dari pemerahan menuju fasilitas produksi berlangsung sekitar dua jam sebelum bahan masuk ke tahapan berikutnya.

Melalui proses One-Step Fresh, Mom dapat memahami perjalanan bahan dari sumber menuju formulasi dan produk akhir. Proses tersebut tidak digunakan sebagai klaim bahwa nutrisi otomatis lebih mudah diserap oleh setiap anak.

Komposisi dan Nutrisi AceKid Care

AceKid Care mengandung 14 jenis vitamin dan 10 jenis mineral. Formulasinya juga dilengkapi GOS, serta kombinasi DHA, AA, dan kolin.

Informasi tersebut perlu Mom cek bersama pola makan dan kebutuhan si kecil. Susu tetap menjadi bagian dari keseluruhan asupan pada tahap pertumbuhan.

Komposisi dan Nutrisi AceKid Plus

AceKid Plus memiliki nukleotida serta OPN dan HMO alami dari susu. Formulasinya juga mengandung GOS, α-laktalbumin, protein terhidrolisis, DHA, dan AA.

Kelebihan susu AceKid yang dapat Mom cek dalam artikel ini berada pada keterhubungan informasi bahan utama, sumber yang dapat ditelusuri, perjalanan One-Step Fresh, komposisi, dan Nutrisi AceKid. Informasi tersebut tidak digunakan sebagai perbandingan langsung untuk menyatakan AceKid lebih sesuai bagi setiap anak.

Flash Dissolution (Source : AceKid)
Flash Dissolution (Source : AceKid)

Apa Itu Flash Dissolution pada Susu AceKid?

Flash Dissolution merupakan karakteristik kelarutan Susu AceKid ketika disiapkan sesuai petunjuk. AceKid menggunakan istilah ini untuk menjelaskan susu yang dapat larut secara merata tanpa menjadikannya sebagai klaim mengenai pencernaan atau penyerapan nutrisi.

Mom dapat memahami Flash Dissolution pada Susu AceKid sebagai bagian dari karakteristik penyajian.

Jadi, Flash Dissolution tidak berarti nutrisi menjadi lebih tinggi, pencernaan menjadi lebih cepat, atau susu otomatis lebih sesuai bagi setiap anak.

Bagaimana dengan Maltodekstrin, Sukrosa, dan Hidden Sugar?

Nama suatu bahan tidak sebaiknya langsung dinilai “baik” atau “buruk” tanpa melihat fungsi dan keseluruhan formulasi. Karena itu, Mom dapat menggunakan daftar komposisi sebagai titik awal untuk mengetahui bahan yang digunakan.

Cek komposisi untuk melihat ada atau tidaknya tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, vanillin, perisa sintetik, atau hidden sugar lainnya.

Maltodekstrin tidak tepat otomatis disebut sebagai bahan berbahaya. Begitu juga, gula alami seperti laktosa tidak sama dengan sukrosa yang sengaja ditambahkan dalam formulasi.

AceKid terbuat dari susu segar serta diformulasikan tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, dan perisa sintetik. Mom dapat memperdalam informasi melalui cara membaca kandungan gula pada susu.

Namun, “tanpa tambahan sukrosa” tidak berarti suatu produk tidak memiliki seluruh jenis gula. Karena itu, cek komposisi dan Informasi Nilai Gizi secara bersama.

Apakah Review Produk Bisa Menggantikan Cek Label?

Tidak. Pengalaman pengguna dapat membantu Mom mengenal suatu produk, tetapi tidak menggantikan daftar komposisi, Informasi Nilai Gizi, sumber resmi, serta kebutuhan individual si kecil.

Jika Mom menemukan ace kid milk review atau review Susu AceKid untuk anak, gunakan pengalaman tersebut sebagai informasi tambahan. Respons setiap anak dapat berbeda sehingga pengalaman satu keluarga belum tentu sama dengan keluarga lain.

Daripada hanya mengandalkan ulasan, Mom dapat kembali pada informasi yang dapat diverifikasi. Cek usia produk, bahan utama, komposisi, Nutrisi AceKid, serta sumber susu AceKid sebelum menentukan pilihan.

Apakah Anak dengan Autisme Boleh Minum Susu?

Diagnosis autisme sendiri bukan alasan otomatis untuk menghindari seluruh produk susu. Pilihan makanan dan susu perlu dilihat berdasarkan kebutuhan nutrisi, alergi, intoleransi, pola makan, serta kondisi kesehatan individual.

NICE tidak merekomendasikan exclusion diet, termasuk diet bebas kasein atau gluten, untuk menangani karakteristik inti autisme pada anak. Bila pola makan si kecil sangat terbatas atau terdapat dugaan alergi maupun intoleransi, evaluasi tenaga kesehatan dan ahli gizi menjadi langkah yang lebih tepat.

Karena itu, AceKid tidak diposisikan sebagai jawaban khusus untuk autisme. Pemilihan susu untuk kondisi individual perlu didiskusikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Kualitas Susu Segar yang DIhasilkan Sebagai bahan Baku Utama (Source : AceKid)
Kualitas Susu Segar yang DIhasilkan Sebagai bahan Baku Utama (Source : AceKid)

Label yang Dipahami Membantu Mom Memilih dengan Lebih Terarah

Memahami kandungan susu formula bukan tentang mencari produk dengan daftar nutrisi paling panjang. Yang lebih penting adalah mengetahui apa yang terdapat dalam produk dan bagaimana informasi tersebut sesuai dengan usia, pola makan, serta kebutuhan si kecil.

Urutannya dapat dimulai dari usia, daftar komposisi, bahan utama, bahan lainnya, Informasi Nilai Gizi, takaran saji, petunjuk penyajian, kemudian sumber susu. Dengan cara ini, setiap bagian label memiliki fungsi yang jelas bagi Mom.

“Segar Itu Lebih Baik” menjadi ajakan AceKid untuk mengenali bahan awal dan perjalanan sumber susu secara transparan. Melalui #DariSusuSegarNutrisiLebihBaik, AceKid mengajak Mom tidak berhenti pada bagian depan kemasan, tetapi membangun kebiasaan #CekKomposisiSusuSegar sebelum memilih susu untuk si kecil.

Kenali Kandungan AceKid dari Bahan Utama hingga Informasi Nilai Gizi

Sebelumnya, Mom mungkin langsung melihat angka protein, vitamin, atau nutrisi lain ketika membandingkan susu. Setelah memahami cara cek label, Mom dapat memulainya dari tahap usia, bahan utama, daftar komposisi, sumber susu, kemudian melanjutkan ke Informasi Nilai Gizi.

Untuk anak usia 12 sampai 36 bulan, Mom dapat cek pilihan produk AceKid untuk mengenal AceKid Care dan AceKid Plus Stage 3. Kenali Natural Whole Milk, sumber susu AceKid yang dapat ditelusuri, One-Step Fresh, komposisi, serta Nutrisi AceKid agar Mom dapat mendapatkan informasi yang menyeluruh sesuai dengan kebutuhan si kecil.

FAQ tentang Kandungan Susu Formula Anak

Apa saja komposisi susu formula?

Komposisi susu dapat berbeda menurut tahap usia dan formulasi produk. Secara umum, Mom dapat menemukan bahan sumber protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, serta bahan lainnya sesuai formulasi.

Karena setiap produk berbeda, cek daftar komposisi langsung pada kemasannya. BPOM menjelaskan bahwa bahan dicantumkan mulai dari bahan yang digunakan paling banyak.

Apa beda komposisi dan Informasi Nilai Gizi?

Komposisi menunjukkan bahan yang digunakan dalam produk. Informasi Nilai Gizi menunjukkan kandungan nutrisi berdasarkan format serta takaran yang tercantum.

Karena fungsinya berbeda, keduanya sebaiknya dicek bersama.

Bahan apa yang perlu dicek pertama kali pada susu?

Mulailah dari bahan yang tercantum pada bagian awal daftar komposisi. Posisi tersebut membantu Mom mengenali bahan yang digunakan dalam jumlah lebih besar dibanding bahan yang dicantumkan setelahnya.

Setelah itu, lanjutkan dengan mengecek bahan lain dan Informasi Nilai Gizi.

Apa saja kandungan nutrisi pada susu?

Kandungan nutrisi dapat mencakup protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya sesuai formulasi produk.

Jenis dan jumlahnya perlu Mom cek langsung pada Informasi Nilai Gizi karena setiap produk dapat berbeda.

Apakah maltodekstrin berbahaya dalam susu anak?

Tidak tepat menganggap maltodekstrin otomatis berbahaya hanya karena terdapat dalam daftar komposisi. Mom perlu melihat penggunaannya bersama keseluruhan formulasi dan Informasi Nilai Gizi.

AceKid sendiri diformulasikan tanpa tambahan maltodekstrin, tetapi klaim tersebut tidak digunakan untuk mengatakan bahwa produk lain yang mengandung maltodekstrin otomatis tidak aman.

Apa bedanya susu segar dan bahan susu bubuk?

Perbedaan utamanya berada pada bentuk bahan awal serta perjalanan proses. Susu segar memulai perjalanan dalam bentuk cair setelah pemerahan, sedangkan bahan susu bubuk telah melalui proses sebelumnya hingga berbentuk bubuk.

Perbedaan tersebut tidak otomatis menentukan kualitas keseluruhan produk akhir. Mom tetap perlu mengecek sumber, proses, komposisi, dan Informasi Nilai Gizi.

Bagaimana AceKid menjaga transparansi sumber susu dari peternakan sampai kemasan?

AceKid menggunakan susu segar sebagai bahan utama dari 47°N Golden Milk Source. Sumber susu AceKid dapat ditelusuri melalui perjalanan bahan dari sumber menuju fasilitas produksi, rangkaian One-Step Fresh, hingga produk akhir.

AceKid traceable membantu Mom mengetahui perjalanan bahan dengan lebih transparan. Informasi ini menjadi bagian dari cara AceKid mengajak Mom mengenal susu dari bahan utamanya.

Apakah Flash Dissolution memengaruhi kandungan nutrisi?

Tidak. Flash Dissolution menjelaskan karakteristik kelarutan Susu AceKid ketika disiapkan sesuai petunjuk.

Istilah tersebut tidak digunakan untuk menyatakan kandungan nutrisi menjadi lebih tinggi, penyerapan menjadi lebih baik, atau susu menjadi lebih sesuai untuk semua anak.

Apakah anak dengan autisme boleh minum susu?

Boleh atau tidaknya suatu jenis susu tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan diagnosis autisme. Mom perlu mempertimbangkan kebutuhan nutrisi, alergi, intoleransi, pola makan, serta kondisi individual si kecil.

Jika terdapat pola makan sangat terbatas, alergi, intoleransi, atau kondisi lain yang perlu perhatian, diskusikan pilihan susu dengan dokter atau ahli gizi.

Is this article helpful to you??