Apa Itu Lactoferrin dalam Susu Pertumbuhan dan Kaitannya dengan Nutrisi Anak?

Kenali lactoferrin dalam susu pertumbuhan, kaitannya dengan zat besi dan imunitas, serta cara menilai kandungan susu anak secara menyeluruh.

7/29/2026

AceKid

Nutrisi & Tumbuh Kembang Anak
Lactoferrin dalam Susu Pertumbuhan (Source: Pexels)
Lactoferrin dalam Susu Pertumbuhan (Source: Pexels)

Mom pernah melihat istilah lactoferrin pada informasi nutrisi susu anak, tetapi belum yakin apa fungsi sebenarnya? Lactoferrin adalah protein alami yang ditemukan dalam susu mamalia, termasuk ASI, dan dikenal karena kemampuannya mengikat zat besi. Melalui artikel ini, AceKid membantu Mom memahami lactoferrin secara lebih jernih sebelum menilai komposisi dan memilih susu pertumbuhan anak.

ASI tetap menjadi sumber nutrisi utama pada tahap awal pertumbuhan si kecil. Namun ya Mom, untuk anak usia 1 sampai 3 tahun, kebutuhan nutrisi perlu didukung melalui makanan beragam, cairan, serta susu pertumbuhan anak yang dipilih sesuai usia dan kondisi tubuhnya. Jika si kecil memiliki alergi, intoleransi, anemia, atau kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan DSA atau tenaga kesehatan.

Key Points

  • Lactoferrin atau laktoferin adalah protein alami yang dapat mengikat zat besi.
  • Kandungan ini ditemukan dalam ASI dan susu mamalia dengan jumlah yang dapat berbeda.
  • Hasil penelitian laboratorium tidak selalu menunjukkan manfaat yang sama ketika diterapkan pada anak.
  • Lactoferrin bukan pengganti zat besi, makanan bergizi, atau saran dokter.
  • Cek komposisi dan Informasi Nilai Gizi sebelum memilih susu pertumbuhan anak.

Apa yang Dimaksud dengan Lactoferrin?

Lactoferrin atau laktoferin adalah salah satu jenis glikoprotein yang dapat mengikat zat besi. Protein ini ditemukan dalam berbagai cairan tubuh, termasuk air mata, air liur, dan susu mamalia.

Dalam ASI, kadar lactoferrin umumnya lebih tinggi pada kolostrum, kemudian berubah sepanjang masa menyusui. Keberadaannya menjadi salah satu bagian dari susunan biologis ASI yang bekerja bersama protein, antibodi, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, dan komponen alami lainnya.

Beberapa hal yang perlu Mom pahami:

  1. Lactoferrin adalah protein, bukan vitamin atau mineral.
  2. Kandungan ini memiliki kemampuan mengikat zat besi.
  3. Lactoferrin manusia dan bovine lactoferrin berasal dari sumber berbeda.
  4. Kandungannya tidak otomatis terdapat pada semua susu pertumbuhan anak.
  5. Manfaatnya perlu dilihat berdasarkan jenis produk, jumlah, dan bukti penelitian.

Nama lactoferrin berkaitan dengan kata lacto yang merujuk pada susu dan ferrin yang berkaitan dengan zat besi. Namun, keberadaannya tidak berarti seluruh zat besi dalam makanan atau susu akan otomatis diserap lebih banyak oleh tubuh.

Penelitian pada manusia pernah membandingkan penyerapan zat besi dari ASI dengan kandungan lactoferrin alami dan ASI yang sebagian besar lactoferrin-nya telah dihilangkan. Hasilnya tidak mendukung peran langsung lactoferrin dalam meningkatkan penyerapan zat besi pada kelompok yang diteliti.

Karena itu, Mom sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa susu dengan lactoferrin pasti membuat penyerapan zat besi menjadi lebih optimal. Lihat kandungan zat besi, takaran saji, pola makan, dan kondisi si kecil secara menyeluruh.

Read More: 5 Hal tentang Natural Whole Milk pada Susu AceKid

Apa Kaitan Lactoferrin dengan ASI dan Imunitas Si Kecil?

Dalam ASI, lactoferrin menjadi bagian dari berbagai komponen biologis yang berperan pada tahap awal pertumbuhan. Kemampuannya mengikat zat besi dapat membatasi ketersediaan zat besi bagi beberapa mikroorganisme tertentu.

Sejumlah penelitian laboratorium juga menemukan bahwa lactoferrin dapat menghambat pertumbuhan atau pembentukan lapisan pelindung pada beberapa jenis bakteri. Namun ya Mom, temuan di laboratorium tidak berarti satu kandungan dapat membuat anak pasti terhindar dari infeksi.

Fungsi imunitas anak dipengaruhi banyak hal, termasuk:

  1. ASI pada tahap awal pertumbuhan.
  2. Makanan yang beragam sesuai usia.
  3. Kecukupan protein, vitamin, dan mineral.
  4. Tidur dan aktivitas yang sesuai.
  5. Kebersihan serta imunisasi.
  6. Kondisi kesehatan masing-masing anak.

Penelitian pada susu yang ditambahkan bovine lactoferrin juga memberikan hasil yang beragam. Dalam salah satu uji terkontrol pada anak sehat, penambahan bovine lactoferrin dinilai aman pada kelompok penelitian, tetapi tidak menunjukkan perbedaan klinis yang berarti pada infeksi saluran napas, gangguan pencernaan, maupun infeksi lain yang dipantau.

Artinya, lactoferrin memang menarik untuk dipelajari, tetapi tidak tepat disebut sebagai kandungan yang membuat anak pasti tidak mudah sakit. Hasil penelitian juga tidak boleh digunakan untuk menggantikan ASI atau menyamakan susu pertumbuhan anak dengan ASI.

Dengan memahami batas tersebut, Mom dapat melihat lactoferrin sebagai salah satu komponen nutrisi yang sedang diteliti. Bukan sebagai satu-satunya penentu imunitas, pencernaan, atau pertumbuhan anak.

Mengapa Mom Perlu Cek Komposisi Susu secara Menyeluruh?

Saat memilih susu pertumbuhan anak, nama kandungan tertentu sering terlihat menarik perhatian. Mom mungkin lebih dulu melihat vitamin, mineral, DHA, HMO, lactoferrin, atau klaim lain yang tercantum pada bagian depan kemasan.

Berdasarkan FGD yang dilakukan AceKid, Informasi Nilai Gizi menjadi indikator pembelian utama bagi 56 persen responden. Komposisi diperhatikan oleh 33 persen responden, sedangkan rekomendasi dokter menjadi pertimbangan bagi 11 persen responden.

Temuan ini menunjukkan bahwa banyak Mom sudah peduli terhadap kandungan nutrisi, tetapi kebiasaan cek daftar bahan masih perlu diperkuat. Informasi Nilai Gizi menunjukkan jumlah zat gizi per sajian, sedangkan daftar komposisi menunjukkan bahan yang benar-benar digunakan.

Motivasi memilih AceKid juga berkaitan dengan pencarian pilihan susu baru setelah produk sebelumnya dirasa tidak cocok. Mom turut memperhatikan susu segar sebagai bahan utama dan tidak adanya tambahan bahan tertentu yang tidak dibutuhkan dalam pilihannya.

Saat menemukan istilah lactoferrin, gunakan pertanyaan berikut:

  1. Apakah kandungan tersebut benar-benar tercantum pada komposisi?
  2. Berapa jumlahnya per sajian jika informasinya tersedia?
  3. Apakah produk sesuai tahap usia anak?
  4. Apa bahan utama susu tersebut?
  5. Bagaimana keseluruhan Informasi Nilai Gizinya?
  6. Apakah ada bahan tambahan tertentu?

Cek komposisi untuk melihat ada atau tidaknya tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, vanillin, perisa sintetik, atau hidden sugar lainnya. Setelah itu, sesuaikan pilihan dengan pola makan dan kondisi tubuh si kecil.

Read More: Cara Cek Komposisi Susu Anak Lebih Teliti

Dengan cara ini, Mom tidak menilai susu hanya karena satu nama kandungan. Mom dapat mendapatkan informasi yang menyeluruh sesuai dengan kebutuhan si kecil.

Bagaimana Cara Menilai Lactoferrin dalam Susu Pertumbuhan?

Tidak semua susu pertumbuhan mengandung lactoferrin. Jika kandungan tersebut digunakan dalam suatu produk, namanya perlu tercantum pada daftar komposisi atau informasi produk sesuai ketentuan yang berlaku.

1. Pastikan lactoferrin tercantum pada label

Jangan menyimpulkan suatu produk mengandung lactoferrin hanya karena dibuat dari susu. Proses pengolahan, susunan formula, dan jumlah protein alami dapat berbeda pada setiap produk.

Mom perlu cek daftar komposisi secara langsung. Jika tidak tercantum, manfaat lactoferrin tidak boleh dikaitkan dengan produk tersebut.

2. Bedakan lactoferrin alami dan tambahan

Lactoferrin dapat ditemukan secara alami dalam susu mamalia. Pada produk tertentu, bovine lactoferrin juga dapat ditambahkan sebagai bagian dari formula.

Keduanya tidak boleh langsung dianggap sama dengan lactoferrin dalam ASI. Sumber, struktur, jumlah, proses pengolahan, dan kondisi penggunaannya dapat berbeda.

3. Jangan hanya berfokus pada satu kandungan

Pertumbuhan anak memerlukan protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, serat, cairan, dan makanan yang beragam. Satu kandungan tidak dapat menggantikan susunan nutrisi tersebut.

Saat memilih susu, Mom perlu melihat:

  1. Kesesuaian tahap usia.
  2. Bahan utama.
  3. Protein, lemak, dan karbohidrat.
  4. Vitamin dan mineral.
  5. Kandungan pendukung.
  6. Bahan tambahan.
  7. Aturan penyajian.

Susu pertumbuhan anak dapat menjadi pelengkap pola makan. Namun, susu bukan pengganti makanan utama atau satu-satunya sumber nutrisi untuk pertumbuhan.

4. Cek sumber susu dan proses pengolahannya

Selain kandungan tambahan, bahan utama dan perjalanan susu juga penting dipahami. AceKid menggunakan natural whole milk atau susu segar sebagai bahan utama.

Susu AceKid berasal dari sapi yang diternakkan sendiri dengan perawatan intensif dan terkontrol, sehingga sumber bahan utamanya lebih jelas dan dapat ditelusuri. Mom dapat mengenal perjalanan bahan tersebut melalui edukasi sumber susu segar yang dapat ditelusuri.

AceKid juga menggunakan one-step fresh, yaitu alur yang lebih ringkas dari susu segar menjadi susu bubuk. Proses ini membantu Mom memahami perjalanan bahan utama, tetapi tidak berarti seluruh protein alami dalam ASI terdapat pada produk akhir.

Read More: Memahami One-Step Fresh pada Susu AceKid

5. Cek kandungan AceKid berdasarkan informasi resmi

Pada informasi produk resmi yang tersedia saat artikel ini disusun, AceKid menampilkan kandungan seperti HMO, OPO, GOS, DHA, AA, kolin, nukleotida, OPN, α-laktalbumin, dan protein terhidrolisis sesuai variannya.

Lactoferrin tidak tercantum sebagai kandungan utama yang ditonjolkan pada halaman produk tersebut. Karena itu, AceKid tidak mengaitkan fungsi lactoferrin dengan produk tanpa informasi yang dapat Mom cek pada label.

Sikap ini penting agar Mom memperoleh informasi sesuai komposisi yang benar-benar digunakan. Saat label atau formula berubah, selalu jadikan kemasan produk dan kanal resmi sebagai rujukan utama.

Lebih Teliti Memahami Nutrisi Susu bersama AceKid

Nama kandungan seperti lactoferrin dapat membantu Mom mengenal perkembangan ilmu nutrisi. Namun, pilihan susu tetap perlu dimulai dari tahap usia, bahan utama, komposisi, Informasi Nilai Gizi, aturan penyajian, dan kondisi si kecil.

Melalui ajakan #CekKomposisi, AceKid membantu Mom memahami susu dari bahan utamanya tanpa mengaitkan manfaat yang tidak tercantum pada produk. Dengan susu segar, sumber susu yang dapat ditelusuri, one-step fresh, dan informasi komposisi sesuai variannya, Mom dapat cek pilihan produk AceKid untuk anak usia 1 sampai 3 tahun.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan laktoferin?

Laktoferin atau lactoferrin adalah protein alami yang dapat mengikat zat besi. Kandungan ini ditemukan dalam susu mamalia, termasuk ASI, serta beberapa cairan tubuh lainnya.

Laktoferin berfungsi untuk apa?

Laktoferin berperan dalam mengikat dan mengatur ketersediaan zat besi. Penelitian laboratorium juga menunjukkan aktivitas terhadap mikroorganisme tertentu, tetapi manfaat klinisnya bergantung pada sumber, jumlah, produk, serta kondisi orang yang mengonsumsinya.

Laktoferin tidak boleh dipahami sebagai kandungan yang menjamin anak terhindar dari penyakit.

Apakah susu termasuk nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan?

Susu bukan satu jenis nutrisi, melainkan makanan atau minuman yang dapat menyediakan beberapa zat gizi. Untuk anak usia 1 sampai 3 tahun, susu pertumbuhan dapat menjadi pelengkap pola makan, tetapi tidak menggantikan makanan utama yang beragam.

Apa fungsi spesifik laktoferin dalam ASI bagi imunitas si kecil?

Dalam ASI, laktoferin menjadi bagian dari berbagai komponen biologis yang mendukung perlindungan alami pada tahap awal pertumbuhan. Kemampuannya mengikat zat besi dapat membatasi ketersediaan zat tersebut bagi beberapa mikroorganisme.

Namun, fungsi ASI berasal dari interaksi banyak komponen, bukan laktoferin saja. Manfaat tersebut tidak boleh digunakan untuk menyamakan susu pertumbuhan anak dengan ASI.

Apakah semua susu pertumbuhan mengandung lactoferrin?

Tidak. Kandungan setiap susu pertumbuhan dapat berbeda dan lactoferrin tidak otomatis terdapat pada semua produk berbahan susu.

Mom perlu cek daftar komposisi dan informasi resmi produk. Jangan menganggap suatu produk mengandung lactoferrin jika nama tersebut tidak tercantum pada label.

Is this article helpful to you??